Tag Archives: selamat

Happy Birthday My Superhero in The World

12 Februari 2015

Tangan dan kaki perkasa itu masih mampu mengangkat berbagai beban, berjalan menyusuri jalan ke sana dan ke mari. 70 Tahun sudah usiamu di muka Bumi ini. Keriput di wajahmu tak menyurutkan semangat hidupmu. Dua puluh tujuh tahun sudah aku ada di sampingmu. Begitu banyak beban hidup yang sudah kulimpahkan kepadamu dan hingga sekarang masih belum bisa terbalaskan. Kau sosok yang paling kuat dan tegar yang pernah kutemui, Kau sosok yang paling sabar yang pernah kukenal. Selamat ulang tahun untukmu semoga sehat selalu. Tuhan besertamu.

Daddy
You know how much I love you
I need you forever
I ‘ll stay by your side
Daddy oh Daddy
I want always bliss you
But I never stop trying
to be your number one

You understand me….
You teach me how to pray..
And you play the game I love to play
I have no fear here when you are near
You guide me through the dark is night

I love you Daddy…
You are my hero (and you always in my dream)
I love you daddy oh daddy
You are my superstar

Daddy
You know how much I love you
I want you to help me
Please show me the way
Daddy oh Daddy
Sometimes I might do wrong
But I never stop trying
To be your number one

I wanna show you
I’ll be as strong as you
When I grow up I still look up to you
So have no fear here I believe here
I will be my daddy’s boy

I love you Daddy…
You are my hero (and you always in my dream)
I love you daddy oh daddy
You are my superstar

The one in a million and a million in one
Forever I want to be by your side
You’re in a million
Show me the way
Guide me through my night

Itu lagunya yang asli yang nyanyi Ricardo & Friends. Nah kalo yang dibawah ini mendingan jangan ditonton. Suaranya aja udah pake suara tujuh ke atas.

Antara Ucapan Selamat Natal dan Keimanan

Haram atau Halal???

Sudah beberapa tahun belakangan ini, saya selalu menyaksikan perdebatan tentang memberi ucapan selamat Natal dari kaum Muslim kepada kaum Kristiani yang merayakan Natal. Hal memberi ucapan yang menurut saya pribadi adalah hal yang sangat tidak penting untuk diperdebatkan. Lucu.

Sampai ada yang menulis di Kompasiana dengan judul Gue yang Natalan, Situ yang Ribut yang ditujukan untuk Menteri Agama kita yang tersayang. Eh, ngomong-ngomong soal Menteri Agama, saya juga bingung sebenernya pokok kerjaan dari dia apa sih? Kenapa ya Menteri Agama selalu yang beragama Muslim? Kenapa ga pernah Kristen, Katolik, Budha, atau Hindu ya. Ah…sudahlah.

Saya pribadi bukanlah orang yang taat beragama setaat-taatnya. Tapi saya bersyukur hingga sekarang saya memiliki keluarga, saudara dari orangtua saya yang sangat menghargai perbedaan keyakinan. Hampir setiap Natal, keluarga saya mengunjungi nenek dari ibu saya dan dibuatkan macam-macam masakan oleh tante saya. Mereka Muslim, tapi tidak pernah terlewatkan untuk mengucapkan “selamat Natal” dengan pelukan dan cium pipi serta mendoakan saya dan keluarga. Yah, walau ada beberapa yang tidak mengucapkan sama sekali, mungkin mereka yang termasuk “takut” nanti bisa pindah agama. WKWKWK.

Saya juga tidak pernah mengharapkan ucapan setiap Natal. Tapi tidak dipungkiri bahwa jika ada sebuah ucapan yang datang pada saya, saya sangat senang sekali, seperti menerima ucapan selamat ulang tahun saja. Lucunya lagi, banyak artikel yang membandingkan memberi ucapan selamat Natal dengan mengucapkan 2 ayat syahadat untuk masuk agama Islam. Lha, ini yang buat perbandingan otaknya kemana coba. Membandingkan mbok yang sejajar dan setingkat tong. Yang lebih bodoh lagi ya yang merepost, retweet, share artikel tersebut  dan dengan bangga setuju dengan isinya. WKWKWK.

Saya berani bertaruh tahun depan PASTI muncul lagi deh hal kayak gini. Masih banyak yang TAKUT pindah agama cuma karena memberi ucapan SELAMA NATAL. WKWKWK

SELAMAT NATAL. TUHAN MEMBERKATI