Tag Archives: natal

Natal lagi dan Akhir Tahun 2015

Yeay…malam ini adalah malam Natal terakhir buat gue di tahun 2015. Kali ini pun gue ngelewatin Malam Natal dan Natal tanpa pasang pohon Natal di rumah. Alhamdulilah, di penghujung tahun ini gue mendapatkan berkat lebih dari Tuhan. Yes, tahun ini begitu indah karena gue akan melewati Natal bersama keluarga, pacar gue (yang telah pergi untuk kembali…ciyeeh), anjing gue, dan temen-temen gue. Puji Tuhan juga bisnis laundry gue udah punya tempat sendiri pas di  awal Desember ini.

Tahun 2015, segala hal gue lewati di sepanjang tahun ini. Tahun yang begitu berkesan untuk gue karena banyak hal dalam hidup gue seperti perjalanan bisnis gue, perjalanan pertemanan gue, perjalanan romansa gue ada di tahun ini.

Terima kasih tak terhingga untuk semua yang udah berinteraksi dengan gue, khususnya bokap dan kakak-kakak gue yang telah banyak membantu hidup gue. Teman dan partner bisnis yang selalu menemani di keseharian gue dan selalu ngingetin bahkan caci maki atas segala kecerobohan yang gue lakuin. Tengkyu bro! Buat pacar sekaligus pujaan hati gue yang tahun ini pulang dari Inggris dengan selamat dan untungnya masih inget sama nama dan muka gue. Karena dia, gue punya alasan untuk selalu berjuang dalam hidup ini. Untuk anjing gue yang gak bosen-bosennya nemenin gue tidur tiap malem. Karena dia, amarah gue selalu reda di tiap penghujung hari. Makasih juga untuk semua karyawan laundry gue yang super duper banget. Bangga bisa bekerja sama dengan kalian.

Makasih juga buat kalian yang udah mencaci maki, nusuk dari belakang dan meremehkan gue. Karena kalian, gue belajar terus untuk menjadi pribadi yang kuat. Karena kalian gue bisa hidup sampe hari ini!

Maaf untuk semua yang pernah gue sakiti baik dengan kata-kata atau perbuatan. Baik yang gue sengaja ataupun tidak disengaja (banyakan yang disengaja sih). So sorry yaa..

Kalo ditanya soal resolusi tahun 2016. Jawaban standar adalah gue mau lebih baik lagi dari tahun lalu. Yes.

Tetap semangat menjalani hidup, rendah hati karena gue masih memegang teguh kalimat “di atas langit masih ada langit” dan pastinya berusaha semaksimalnya dan serahkan pada Tuhan.

Selamat Natal dan Tahun Baru! Tuhan Yesus memberkati!

Antara Ucapan Selamat Natal dan Keimanan

Haram atau Halal???

Sudah beberapa tahun belakangan ini, saya selalu menyaksikan perdebatan tentang memberi ucapan selamat Natal dari kaum Muslim kepada kaum Kristiani yang merayakan Natal. Hal memberi ucapan yang menurut saya pribadi adalah hal yang sangat tidak penting untuk diperdebatkan. Lucu.

Sampai ada yang menulis di Kompasiana dengan judul Gue yang Natalan, Situ yang Ribut yang ditujukan untuk Menteri Agama kita yang tersayang. Eh, ngomong-ngomong soal Menteri Agama, saya juga bingung sebenernya pokok kerjaan dari dia apa sih? Kenapa ya Menteri Agama selalu yang beragama Muslim? Kenapa ga pernah Kristen, Katolik, Budha, atau Hindu ya. Ah…sudahlah.

Saya pribadi bukanlah orang yang taat beragama setaat-taatnya. Tapi saya bersyukur hingga sekarang saya memiliki keluarga, saudara dari orangtua saya yang sangat menghargai perbedaan keyakinan. Hampir setiap Natal, keluarga saya mengunjungi nenek dari ibu saya dan dibuatkan macam-macam masakan oleh tante saya. Mereka Muslim, tapi tidak pernah terlewatkan untuk mengucapkan “selamat Natal” dengan pelukan dan cium pipi serta mendoakan saya dan keluarga. Yah, walau ada beberapa yang tidak mengucapkan sama sekali, mungkin mereka yang termasuk “takut” nanti bisa pindah agama. WKWKWK.

Saya juga tidak pernah mengharapkan ucapan setiap Natal. Tapi tidak dipungkiri bahwa jika ada sebuah ucapan yang datang pada saya, saya sangat senang sekali, seperti menerima ucapan selamat ulang tahun saja. Lucunya lagi, banyak artikel yang membandingkan memberi ucapan selamat Natal dengan mengucapkan 2 ayat syahadat untuk masuk agama Islam. Lha, ini yang buat perbandingan otaknya kemana coba. Membandingkan mbok yang sejajar dan setingkat tong. Yang lebih bodoh lagi ya yang merepost, retweet, share artikel tersebut  dan dengan bangga setuju dengan isinya. WKWKWK.

Saya berani bertaruh tahun depan PASTI muncul lagi deh hal kayak gini. Masih banyak yang TAKUT pindah agama cuma karena memberi ucapan SELAMA NATAL. WKWKWK

SELAMAT NATAL. TUHAN MEMBERKATI